5 Gejala Kanker yang Sering Diabaikan Wanita


Wanita biasanya cenderung lebih waspada dibandingkan pria tentang mendapatkan pemeriksaan kesehatan menurut studi dan para ahli.Umumnya wanita bersedia melakukan pemeriksaaan jika mendapati gejala penyakit yang mengkhawatirkan
Namun hal ini tidak selalu berjalan demikian.Wanita yang lebih muda cenderung mengabaikan gejala-gejala yang bisa menunjukkan adanya kanker. Mereka berpikir bahwa kanker adalah masalah penyakit yang terjadi pada orang tua. Walaupun hal ini benar, tapi sekarang banyak orang-orang muda terkena kanker juga.


Karena pengabaian ini akibatnya kanker seringkali terdeteksi setelah memasuki stadium lanjut sehingga kemungkin proses penyembuhannya pun semakin kecil karena tidak ditanggulangi sejak awal. Berikut adalah 15 gejala kanker yang diabaikan wanita.
  1. Penurunan Berat Badan secara Drastis
    Banyak wanita akan senang menurunkan berat badan tanpa berusaha. Tapi penurunan berat badan tiba-tiba dan tidak bisa dijelaskan misalnya 10 kilogram dalam sebulan tanpa olahraga atau penurunan asupan makanan, perlu dicurigai
    Penurunan berat badan secara dratis dan tiba-tiba adalah salah satu gejala kanker kecuali jika bisa terbukti tidak,misalnya kondisi lain seperti hiper tiroid
  2. Kembung
    Kembung adalah keadaan yang umum dialami banyak wanita dan seringkali diabaikan karena sudah terbiasa. Tapi kembung bisa menunjukkan adanya kanker ovarium. Gejala lain kanker ovarium meliputi nyeri perut atau nyeri panggul, merasa cepat penuh bahkan ketika Anda belum makan banyak dan masalah kencing, seperti memiliki kebutuhan mendesak untuk pergi ke kamar mandi.
    Jika kembung terjadi hampir setiap hari dan berlangsung selama lebih dari beberapa minggu, Anda harus berkonsultasi dengan dokter Anda. Konsultasikan dengan dokter Anda untuk meneliti secara cermat dan melakukan CT scan dan tes darah.
  3. Perubahan Payudara
    Kebanyakan wanita tahu payudara mereka dengan baik, bahkan jika mereka tidak melakukan pemeriksaan payudara sendiri secara rutin dan tahu harus waspada terhadap benjolan. Tapi hal itu bukanlah satu-satunya gejala yang bisa menunjukkan adanya kanker. Kemerahan dan penebalan kulit pada payudara yang memang sangat jarang terlihat namun merupakan bentuk agresif dari kanker payudara dan inflamasi kanker payudara. Jika Anda memiliki ruam yang bertahan selama beberapa minggu, segeralah konsultasikan ke dokter untuk dievaluasi
    Demikian juga, jika melihat dari perubahan puting, atau jika Anda melihat cairan (dan Anda tidak sedang menyusui). Jika Anda memiliki perubahan payudara, konsultasi dengan dokter Anda untuk mengambil tes secara cermat, memeriksa payudara, dan tes urutan seperti mammogram, ultrasound, MRI, dan mungkin biopsi.
  4. Perdarahan Diluar Masa Menstruasi
    Wanita pramenopause cenderung mengabaikan perdarahan diluar masa menstruasi Mereka juga cenderung mengabaikan dan keliru berpikir itu adalah dari menstruasi. Tapi bila perdarahan diantara periode menstruasi, terutama jika Anda biasanya teratur mendapatkan menstruasi, lakukan pemeriksaan secara menyeluruh karena bisa menjadi gejala kanker endometrium. Kanker endometrium adalah kanker ginekologi yang umum, Setidaknya tiga perempat yang mengalaminya memiliki beberapa perdarahan abnormal sebagai tanda awal
    Dokter akan mengambil tes, tergantung pada waktu pendarahan dan gejala lain, mungkin memerintahkan USG atau biopsi.
  5. Perubahan Kulit
    Sebagian besar dari kita mencari tahu setiap perubahan pada tahi lalat yang merupakan tanda terkenal kanker kulit. Tapi kita juga harus memperhatikan perubahan pigmentasi kulit.
    Jika Anda tiba-tiba mendapatkan perdarahan pada kulit atau lebam, yang harus diperiksa. Sulit untuk mengatakan berapa lama untuk mengamati perubahan kulit sebelum Anda pergi ke dokter, tapi kebanyakan ahli mengatakan tidak lebih dari beberapa minggu.
  6. Kesulitan Menelan
    Jika Anda memiliki kesulitan menelan, Anda mungkin harus merubah makanan Anda sehingga mengunyah tidak begitu sulit, mungkin beralih ke sup atau makanan cair seperti protein shake. Tetapi kesulitan itu bisa menjadi tanda kanker seperti di kerongkongan. Konsultasikan dengan dokter Anda untuk membuat catatan yang cermat dan tes urutan seperti sinar-X dada atau ujian dari saluran pencernaan.
  7. Darah di Tempat yang Salah
    Jika Anda melihat darah dalam urin atau tinja Anda, jangan menganggap itu karena wasir. Ini bisa menjadi kanker usus besar. Konsultasikan dengan dokter Anda untuk mengajukan pertanyaan dan mungkin pengujian urutan seperti kolonoskopi, tes usus besar untuk mencari kanker. Melihat darah di toilet sebenarnya mungkin dari vagina jika seorang wanita sedang menstruasi,  Tapi jika tidak, maka harus diperiksa untuk kemungkinan adanya kanker di kandung kemih atau kanker ginjal. Batuk darah harus dievaluasi, juga. Jika itu terjadi lebih dari sekali, pergi ke dokter Anda.
  8. Nyeri perut dan Depresi
    Setiap wanita yang punya rasa sakit di perut dan merasa tertekan membutuhkan pemeriksaan. Beberapa penelitian telah menemukan hubungan antara depresi dan kanker pankreas, tapi koneksinya kurang dipahami.
  9. Gangguan Pencernaan
    Perempuan yang pernah hamil mungkin ingat gangguan pencernaan yang terjadi saat mereka menambah berat badan. Tetapi gangguan pencernaan tanpa alasan yang jelas mungkin menjadi perhatian. Ini bisa menjadi petunjuk awal untuk kanker, lambung tenggorokan kerongkongan. Konsultasikan dokter Anda untuk meneliti dengan cermat dan mengajukan pertanyaan tentang pencernaan sebelum memutuskan tes.
  10. Perubahan Mulut
    Perokok harus waspada terutama untuk setiap bercak putih di dalam mulut atau bintik-bintik putih di lidah. Keduanya dapat menunjuk pada sebuah kondisi prakanker yang disebut leukoplakia yang bisa berkembang menjadi kanker mulut. Mintalah dokter gigi atau dokter untuk melihat dan memutuskan apa yang harus dilakukan selanjutnya.
  11. Nyeri
    Sebagai orang usia lanjut mereka tampaknya lebih banyak mengeluh tentang sakit dan berbagai nyeri, tapi rasa sakit, seperti samar-samar karena mungkin, juga bisa menjadi gejala awal dari beberapa kanker, meskipun kebanyakan keluhan nyeri bukan berasal dari kanker. Nyeri yang berlangsung terus-menerus harus diperiksa. Konsultasikan dokter Anda dan berdasarkan informasi yang memutuskan pengujian lebih lanjut, jika ada, dan diperlukan.
  12. Perubahan dalam Kelenjar Getah Bening
    Jika Anda melihat benjolan atau pembengkakan pada kelenjar getah bening di bawah ketiak atau di leher Anda atau di mana pun itu bisa mengkhawatirkan. Jika Anda memiliki kelenjar getah bening yang akan semakin besar, dan telah lebih dari sebulan, lebih baik bila Anda memeriksakan diri ke dokter. Dokter Anda akan memeriksa Anda dan mencari tahu masalah apapun terkait (seperti infeksi) yang bisa menjelaskan pembesaran kelenjar getah bening.Jika tidak ada, dokter Anda biasanya akan melakukan biopsi.
  13. Demam
    Jika Anda mengalami demam yang tidak jelas oleh influenza atau infeksi lainnya, hal itu bisa menunjukkan adanya kanker. Demam lebih sering terjadi setelah kanker telah menyebar dari sumber aslinya, tetapi juga dapat menunjukkan kanker darah awal seperti leukemia atau limfoma.Gejala kanker lainnya dapat termasuk penyakit kuning, atau perubahan warna tinja Anda. Instruksikan dokter Anda untuk melakukan pemeriksaan fisik dengan cermat dan mengambil riwayat medis, dan kemudian memesan tes seperti sinar-X dada, CT scan, MRI, atau tes lainnya, tergantung pada temuan.
  14. Kelelahan
    Kelelahan adalah gejala lain yang jelas bisa menunjukkan adanya kanker serta sejumlah masalah lain. Hal ini dapat terjadi setelah kanker telah berkembang, tetapi juga dapat terjadi pada awal kanker tertentu, seperti leukemia atau dengan beberapa kanker usus atau perut
  15. Batuk Berkepanjangan
    Batuk seringkali muncul bersamaan dengan pilek, flu, alergi, dan kadang-kadang merupakan efek samping obat. Tapi batuk yang sangat berkepanjangan atau didefinisikan sebagai batuk yang berlangsung lebih dari tiga atau empat minggu tidak boleh diabaikan. Konsultasikan dengan dokter Anda untuk meneliti cermat, memeriksa tenggorokan Anda, periksa fungsi paru-paru Anda dan mungkin untuk X-ray, terutama jika Anda seorang perokok.
Dengan mengetahui 15 gejala kanker tersebut diharapkan deteksi kanker sejak dini bisa segera dilakukan dan memperbesar kesempatan penyembuhannya.

Sumber:berbagai web dan blog

KODE ETIK ETIKA PROFESI AKUNTANSI


PERBANDINGAN KODE ETIK AKUNTAN YANG BARU DAN YANG LAMA 
  (KODE ETIK NOMOR III INTEGRITAS)

Sebelum kami membahas mengenai perbedaan kode etik akuntan yang baru dan yang lama (KODE ETIK NOMOR III INTEGRITAS), terlebih dahulu kami akan menjelaskan sedikit mengenai perbedaan kode etik akuntan yang lama dan baru secara umum, yaitu Ketetapan kode etik yang baru lebih luas dari pada kode etik yang lama. Jika kode etik yang lama hanya untuk anggota IAPI dan Staf Profesional yang bekerja pada Kantor Akuntan Publik (KAP), sedangkan kode etik yang baru akan diberlakukan kepada setiap individu dalam KAP atau Jaringan KAP, baik yang anggota IAPI maupun yang bukan anggota IAPI yang memberikan jasa assurance dan jasa non-assurance seperti tercantum dalam standar profesi maupun kode etik Profesi Akuntan Publik (dalam kode etik yang baru individu tersebut disebut “Praktisi”), serta kepada seluruh anggota IAPI yang tidak berada pada KAP atau Jaringan KAP dan tidak memberikan jasa profesional seperti tersebut, anggota IAPI ini diharuskan untuk mematuhi bagian A dari kode etik ini.



Terdapat beberapa perbedaan antara kode etik yang baru dengan kode etik Akuntan Publik yang lama, 5 diantara perbedaan tersebut adalah: 1) Jumlah paragrafnya. Kode etik yang baru tediri dari 266 paragraf (Par), sedangkan kode etik yang lama hanya 44 Paragraf. 2) Isi draf kode etik yang baru memuat banyak hal yang bersifat principle base, sedangkan kode etik yang lama banyak bersifat rule base. Sifat principle base ini selalu menjadi ciri dari pernyataan (pronoucements) standar yang diterbitkan oleh IFAC. Sifat yang sama juga dijumpai pada teks IFRS, maupun ISA. 3) Kode etik yang baru mengharuskan Praktisi selalu menerapkan Kerangka Konseptual untuk mengidentifikasi ancaman (threat) terhadap kepatuhan pada prinsip dasar serta menerapkan pencegahan (safeguards). Pada kode etik yang lama tidak menguraikan masalah etika dengan sistimatika identifikasi ancaman dan pencegahan. Identifikasi ancaman dan penerapan pencegahan selalu disebutkan dalam bagian B kode etik, yaitu harus dilakukan ketika Praktisi terlibat dalam melakukan pekerjaan profesionalnya, 4) Aturan etika mengenai independensi disajikan dengan sangat rinci. Seksi 290 mengenai Independensi memuat 162 Paragraf, padahal kode etik yang lama hanya 1 paragraf, yaitu pada Aturan Etika seksi 100, dan 5) Dimasukkannya aturan mengenai Jaringan KAP dalam kode etik.



Kode Etik Akuntan mengenai Integritas secara pengertian pada intinya adalah sama antara kode etik yang lama dengan yang baru. Kode etik tersebut menjelaskan seorang akuntan profesional harus bertindak tegas dan jujur dalam semua hubungan bisnis dan profesionalnya. Namun, Kode Etik yang terbaru lebih lengkap penjelasannya dengan menambahkan ancaman dan pencegahan atas kode etik yang dimaksud, sedangkan Kode Etik yang lama hanya menjelaskan pengertian dari kode etik Integritas, tanpa menjelaskan bagaimana ancamannya jika seorang akuntan tidak memenuhi kode etik tersebut dan bagaimana pencegahan atas ancaman yang terjadi.



Kode Etik yang baru memberikan ilustrasi penjelasan mengenai ancaman dan pencegahan sebagai berikut : Untuk memelihara dan meningkatkan kepercayaan publik, setiap anggota harus memenuhi tanggung jawab profesionalnya dengan integritas setinggi mungkin. Integritas adalah suatu elemen karakter yang mendasari timbulnya pengakuan profesional.Integritas merupakan kualitas yang melandasi kepercayaan publik dan merupakan patokan (benchmark) bagi anggota dalam menguji keputusan yang diambilnya. Jika seorang akuntan tidak memenuhi kode etik tersebut makan akuntan tersebut tidak akan dipercaya oleh publik sehingga apa yang dihasilkan tidak akan bisa dijadikan tolak ukur bagi publik dalam pengambilan keputusan. Ancaman dari pelanggaran kode etik tersebut adalah ancaman akan profesi dan kepercayaan publik terhadap nama akuntan itu sendiri. Pencegahan untuk kode etik ini adalah dengan memilih dan menyeleksi seorang akuntan yang benar-benar jujur dan cinta dengan profesinya sehingga akuntan akan jujur dengan apa yang akan dikerjakan. Salah satu kriteria penyeleksian bisa dilihat dari Persyaratan pendidikan, pelatihan, dan pengalaman untuk memasuki profesi. Ancaman lain atas pelanggaran kode etik ini adalah ancaman kepentingan pribadi, ancaman telaah pribadi, ancaman advokasi, ancaman kedekatan dan ancaman intimidasi.



Sumber :

http://tacitra.blogspot.com/2012/05/kode-etik-profesi-akuntansi.html

http://burjosiaak.blogspot.com/2011/04/kode-etik-profesi-akuntan-publik-2010.html



www.iaiglobal.or.id

Bocah Tiga Tahun Miliki IQ 140

Seorang anak perempuan berusia tiga tahun di Inggris diketahui memiliki IQ dengan skor 140. Sebagai perbandingan skor ilmuwan jenius dan penemu teori relativitas, Albert Einstein adalah 160. Rata-rata IQ di Inggris adalah 100.
Berkat kecerdasannya, Safron Pledger berpeluang menjadi salah satu anggota termuda Mensa. Safron sudah melakukan tes IQ dan sedang dalam proses akreditasi akhir oleh Mensa. Jika skor IQ-nya diterima, Safron akan menjadi salah satu anggota termuda.
Pada Oktober 2009, Elise Tan Roberts dari London bergabung dengan Mensa saat usia dua tahun empat bulan. Mensa adalah organisasi untuk orang dengan IQ tinggi. Didirikan pada 1946 di Inggris, kini Mensa mempunyai anggota lebih dari 100 ribu orang di dunia.
Menurut sang ayah, Danny Pledger, putrinya belajar abjad saat menonton program kuis di TV, Countdown. Pria berusia 23 tahun yang bekerja sebagai web designer ini merupakan juara Countdown sebanyak delapan kali.
Pada usia dini Saffron mampu menulis, membaca cerita, menghitung hingga angka 50, serta mengerjakan soal matematika sederhana (semua ini biasa didapatkan siswa saat awal sekolah).
“Saya hanya seorang anak kecil, tapi saya sangat senang bisa lulus tes (Mensa) bahkan jika mereka cukup keras. Saat tumbuh besar, saya ingin bermain dengan mainan sepanjang hari. Saya ingin sekolah, melukis, menggambar serta berkeliling,” jelas bocah berambut pirang ini seperti dikutip dari Telegraph, Jumat (3/6/2011).
Sang ayah mengaku tidak tahu dari mana putrinya mewarisi kecerdasan tersebut. “Saya tidak tahu dari mana Saffron mendapat kecerdasan. Kami hanya mendorongnya, bahwa segala sesuatu yang dia dilakukan adalah pintar. Dia suka menonton Countdown dengan saya, itu membantunya belajar huruf. Dia sangat kompetitif. Mudah-mudahan suatu hari dia menjadi lebih baik daripada saya,” harap sang ayah.
Ibu Saffron, Kirstie Pledger (23 tahun) menyatakan kata pertama yang diucapkan putrinya adalah “bir”. Saffron lebih dulu bicara sebelum bisa duduk. Di usia 18 bulan, Saffron bisa mengucapkan kalimat penuh.
”Dia lambat secara motorik, namun kemampuan berbicaranya sangat baik. Dia bisa menambah, mengurangi, membaca, dan menulis. Jika kami membawa buku dari perpustakaan, saya akan membacakan kepadanya sekali dan dia akan membacakannya kembali kepada saya,” urainya.
Sang ibu menambahkan, dia dan suaminya tidak melakukan hal yang istimewa untuk Saffron. “Dan jika berada di luar rumah, kami melihat tanda-tanda dan membacakan untuknya,” pungkasnya.


Sumber:berbagai web dan blog

KERANGKA ISI NPA DAN PAI

Nama :REZEKI ROSMINA
NPM : 25210826
TUGAS : SOFFSKILL 3 ETIKA PROFESI AKUNTANSI


KERANGKA ISI NPA DAN PAI



Prinsip Akuntansi Indonesia 

Kerangka Isi PAI :

1.Pedoman Penyusunan Laporan Keuangan
 Prinsip akuntansi merupakan himpunan prinsip, prosedur, metoda dan teknik Akuntansi yang mengatur penyusunan laporan keuangan. khususnya yang ditujukan kepada pihak luar, seperti pemegang saham, kreditur. dan pemerintah. Prinsip Akuntansi yang ada di Indonesia dkenal dengan Prinsip Akuntansi Indonesia (PAI) yang dikeluarkan oleh lkatan Akuntan Indonesia (IAI) bagian komite PAI. Prinsip akuntansi ini penting sekali artinya sebagai pedoman sistem penyusunan laporan keuangan yang bermanfaat bagi dunia usaha, khususnya mereka yang berkepentingan dengan laporan keuangan.
Dengan adanya prinsip akuntansi, laporan keuangan yang disusun mempunyai kesatuan bahasa teknik akuntansi yang dapat dimengerti oleh para pemakainya, sehingga tujuan akuntansi keuangan untuk menyampaikan akuntansi kepada pihak luar mencapai sasaran secara tepat.
Penerapan prinsip akuntansi dalam menyusun laporan keuangan ini menghasilkan laporan keuangan yang layak, tepat, relevan dan dapat dipercaya. Tetapi angka-angka yang terdapat dalam laporan keuangan bukan sesuatu yang mutlak karena tergantung dari prinsip serta kebijaksanaan akuntansi yang dilaksanakan perusahaan yang bersangkutan. Bila kebijaksanaan akuntansi yang dianut berubah maka angka yang disajikan dalam laporan keuangan akan berbeda. Oleh karena itu, penerapan prinsip-prinsip akuntansi bersifat longgar. Apabila kita mengetahui sejak terbentuknya prinsip akuntansi yang merupakan suatu persetujuan dari berbagai pihak yang berkepentingan maka kelonggaran prinsip akuntansi menjadi hal yang wajar.

2.PeriodeAkuntansi
Yang perlu kita ketahui tentang sebagian prinsip akuntansi dalam kaitannyadengan akunfansi keuangan yang direncanakan dalam buku ini adalah periode akuntansi.
Suatu gambaran yang iengkap dan tepat mengenai kesuksesan suatu perusahaan hanya dapat diketahui pada saat perusahaan tersebut menghentikan usahanya atau mencairkan seluruh hartanya menjadi kas likuidasi. Tetapi hal ini tidak mungkin dilakukan oleh perusahaan yang dianggap akan terus menjalankan usahanya dan tidak akan dibubarkan (going concern).
Oleh karena itu, aktivitas ekonomi perusahaan dipisah ke dalam periode-periode akuntansi dan dengan penyajian laporan keuangan secara periodik diharapkan dapat membantu pihak-pihak yang berkepentingan dalam pengambilan keputusan. Prinsip ini banyak ditemui ketika menyusun laporan keuangan dilakukan.

3. Penetapan Beban dan Pendapatan (Matching Cost Against Revenue)
 Dalam menentukan laba periodik dan posisi keuangan, prinsip penetapan beban dan pendapatan ini akan banyak ditemui. penetapan laba periodik dan posisi keuangan dilakukan berdasarkan metode aktual, yaitu suatu metode yang mengaitkan pengukuran pendapatan (revenue) dan beban (expense) atau aktuva (assets), dan kewajiban (liability) serta perubahannya pada saat terjadi bukan sekedar pencatatan penerimaan dan pengeluaran uang.



NORMA PEMERIKSAAN AKUNTANSI (NPA)

Norma pemeriksaan akuntan (NPA). NPA yang diterima oleh umum dalam kaitannya dengan pemeriksaan akuntan terdiri atas tiga buah norma, yakni norma umum, norma pelaksanaan pemeriksaan, dan norma pelaporan.
1. Norma umum
Norma umum terdiri dari 3 norma:
  1. Pemeriksaan harus dilakukan oleh seseorang atau beberapa orang yang telah memiliki ketrampilan teknis yang cukup sena berkeahlian sebagai auditor.
  2. Dalam segala suasana yang berkaitan dengan pemeriksaan, sikap mental yang independen hams senantiasa dipenahankan oleh auditor.
  3. Auditor hams menggunakan kesungguhan dan ketrampilan profesionalnya dalam pelaksanaan pemeriksaan dan penyiapan laporan akuntan.
2. Norma pelaksanaan pemeriksaan
  1. Pemeriksaan harus direncanakan sebaik-baiknya dan asisten auditor, jika ada, hams memperoleh pengawasan yang memadai.
  2. Pengetahuan yang cukup mengenai struktur pengendalian intern klien harus didapatkan untuk dipergunakan dalam perencanaan dan penentuan sifat, waktu, dan luas pengujian.
  3. Bukti yang kompeten dan cukup untuk mendukung pendapat didapatkan dengan cara inspeksi, observasi, wawancara dan konñrmasi untuk digunakan sebagai dasat pemyataan pendapat atas laporan keuangan yang diperiksa.
3. Norma pelaporan
Norma pelaporan terdiri atas 4 norma:
  1. Laporan akuntan harus mengandung pemyataan apakah laporan keuangan disajikan menurut prinsip akuntansi yang lazim.
  2. Laporan akuntan hams men gidentiñkasikan konsistensi penerapan prinsip akuntansi yang lazim pada periode berjalan dibandingkan dengan periode sebelumnya.
  3. Pengungkapan informatif dalam laporan keuangan dianggap cukup kecuali dinyatakan lain dalam laporan akuntan.
  4. Laporan akuntan hams menyatakan suatu pendapat mengenai laporan keuangan secara keseluruhan, atau suatu penegasan bahwa pendapat tidak dapat diberikan .
Jika pendapat tidak diberikan, maka alasan-alasannya hams dinyatakan. Jika nama auditor dihubungkan dengan laporan keuangan, maka laporan akuntan harus mengandung petunjuk mengenai batas- batas tanggungjawab yang dimiliki auditor tersebut.
Adanya norma-norma tersebut ditujukan untuk menjamin suatu kínerja auditor pada penugasan pemeriksaannya. Contoh pertama adalah adanya persyaratan mengenai kecakapan teknis sebagai auditor. Maksud persyaratan ini adalah bahwa auditor harus memiliki latar belakang pendidíkan akuntansi pada perguruan tinggi, memilikí pengalaman di bidang auditing, pengetahuan mengenai industri dimana klien beroperasi, mengikuti program pendidíkan berkesinambungan dan lain sebagainya.
Konsep independensí mungkin merupakan konsep yang paling penting di bidang pemeriksaan keuangan. Seorang auditor tidak hanya dituntut untuk bersikap independen (be independent), namun juga harus berpenampilan independen (appear to be independent). Acap kali akuntan publik memberikan jasa penyusunan laporan keuangan klien, atau yang lebih dikenal dengan istilah kompilasi. Pada bentuk penugasan ini, akuntan publik berperan sebagai penyusun laporan keuangan. Fungsi penyusun laporan keuangan ini berbeda dengan fungsi akuntan publik sebagai penguji laporan keuangan. Akuntan publik tidak harus independen dalam menjalankan fungsi yang pertama, sedangkan untuk fungsi yang kedua akuntan publik hams senantiasa mempeiïahankan sikap mental independen.

Norma-¬norma tersebut diatas berkaìtan erat dengan konsep¬konsep dalam pemeríksaan
akuntan :
  1. Norma umum berkaitan dengan konsep independensi, etika perilaku dan pelaksanaan pemeriksaan yang hati-hati.
  2. Norma pelaksanaan berkaitan dengan konsep bukti
  3. Norma pelaporan berkaitan dengan konsep penyajian yang wajar.
Norma pemeríksaan akuntan dalam perkembangannya mengalami banyak kritik, terutama
dalam 2 hal:
a. Norma-norma tidak cukup spesifik
b. Norma-nonna tidak dapat mengkover perkembangan yang terjadi dalam pelayanan akuntan.
Untuk mengatasi keterbatasan tersebut, pada tahun 1986 dikeluarkan “Attestation Standars” yang merupakan pengembangan dari norma yang sebelumnya.

PELANGGARAN ETIKA PROFESI AKUNTANSI DAN SANKSINYA

Nama : REZEKI ROSMINA
NPM :25210826
TUGAS : SOFTSKILL 2 ETIKA PROFESI AKUNTANSI


PELANGGARAN ETIKA PROFESI AKUNTANSI DAN SANKSINYA PADA ERA ORDE BARU

Ada beberapa pelanggaran etika profesi akuntansi dan sanksi yang diterima pada masa orde baru, diantaranya adalah :

  1.  Ada kolusi antara kantor akuntan publik dengan bank yang diperiksa untuk memoles laporannya sehingga memberikan laporan palsu, misalnya mereka memberi laporan bank tersebut sehat ternyata dalam waktu singkat bangkrut. Ini merugikan masyarakat seperti yang dilakukan oleh beberapa KAP di Indonesia yang pernah diaudit oleh pihak BPKB lalu diusut ulang oleh pihak ICW sanksi yang diterima oleh pihak KAP sendiri adalah dicabutnya izin kantor mereka oleh pihak Majelis Kehormatan Ikatan Akuntan Indonesia (IAI)
  2. Pelanggaran terhadap prinsip integritas karena tidak memenuhi tanggung jawab profesionalnya sebagai Kantor Akuntan Publik dan prinsip objektivitas karena telah memihak kepada kliennya dan melakukan kecurangan dengan menyogok aparat pajak di Indonesia untuk menerbitkan faktur palsu untuk biaya jasa operasional seperti yang dilakukan oleh KAP KPMG-Siddharta Siddharta & Harsono yang merupakan anak perusahaan dari Baker Hughes Inc. yang tercatat di bursa New York, awalnya pihak Badan pengawas pasar modal AS, Securities & Exchange Commission akan menjeratnya dengan sanksi  Foreign Corrupt Practices Act, undang-undang anti korupsi buat perusahaan Amerika di luar negeri namun dikarenakan Baker mohon ampun akhirnya kasus ini pun terselesaikan di luar pengadilan.
  3. Manipulasi laba yang menguntungkan pihak intern perusahaan dan korporasi, sehingga merugikan banyak pihak dan pemerintah seperti yang dilakukan oleh pihak IM3 untuk tahun buku Desember 2001 dan Desember 2002 sanksi yang diterima oleh Korporasi multinasional yang secara sengaja terbukti tidak memenuhi kewajiban ekonomi, hukum, dan sosialnya ini bisa dicabut izin operasinya dan dilarang beroperasi di negara berkembang.
Daftar Pustaka :
  •  http://erwientriyasa.blogspot.com/2013/01/contoh-contoh-kasus-dalam-etika-profesi.html
  • berbagai web dan blog