|
1.
Bank Indover
Bank Indover (Indover) memperoleh lisensi bank dari Belanda pada
1965. Pada medio 1990-an Indover tumbuh pesat. Ketika krisis melanda wilayah
Asia, termasuk Indonesia, pada 1997, Indover terjebak kredit
macet.Pinjaman-pinjaman bermasalah ini diletakkan dalam badan khusus di luar
Indover sehingga Bank Indonesia (BI) harus mengorbankan US$370,5 juta sebagai
jaminan.
Bertahun-tahun setelah itu, sejumlah media massa menuduh Indover atas praktik-praktik
ilegalnya. Mereka mengklaim memiliki sejumlah bukti, tapi tidak pernah
membukanya di hadapan public.Pada awal 2000-an BI berencana melepas Indover
sebelum Januari 2009. BI menyatakan akan sepenuhnya bertanggung jawab sebagai


